RSS

Helvy Baca Mahanazi

BERANDA RASA HELVY TIANA ROSA

Helvy Tiana Rosa membaca puisi “Mahanazi” yang baru ditulisnya hari itu dalam acara Forsimpta: Simpati untuk Palestina, 25 Juni 2011. Beberapa hari kemudian ia membacakan puisi yang sama dalam Pembukaan Konferensi Asia Pasific untuk Palestina di Jakarta, 29 Juni 2011.
Berikut teks lengkapnya yang juga dimuat di buku Mata Ketiga Cinta, 2012

APAKAH SAMPAI PADAMU BERITA TENTANG MAHANAZI?

Kabar apakah yang sampai padamu tentang Palestina?

Apakah sampai padamu berita
tentang rumahrumah yang dihancurkan
tanahtanah meratap berpindah tuan,
bahkan manusia yg dibuldozer?

Apakah sampai padamu berita
tentang airmata yang tumpah
dan menjelma minuman seharihari
tentang jadwal makan yang hanya sehari sekali
atau listrik yang menyala cuma empat jam sehari?

Apakah sampai padamu
berita tentang kanakkanak yang tak lagi berbapak
tentang ibu mereka yang diperkosa atau diseret ke penjara?
Para balita yang menggenggam batu
dengan dua tangan mungil mereka
menghadang tentara zionis Israel
lalu tangan kaki mereka disayat dan dibuntungi

Apakah…

View original post 295 more words

 
Leave a comment

Posted by on July 9, 2014 in Uncategorized

 

note .. (catatan kecil)

Perasaan tak enak ini masih saja melekat bagai benalu

Seolah menjadi candu dalam nadiku

Aku tak inginkan de javu layaknya masa lalu

Meski luka yang terus merajam dadaku

Separuh hati kini tengah bergelut dengan pahitnya kenyataan

Padahal aku tahu, bagaimanapun akan tetap seperti ini

Hanya berdamai dengan keadaaan mampu berikan ketenangan

meski  tak mampu cairkan dinginnya kekemelutan

 
4 Comments

Posted by on June 24, 2013 in Uncategorized

 

hanya kisah… (secarik puisi)

Sudahlah, pada saatnya semua akan tiba pada suatu hari yang telah lama kita ketahui

Ketika camar tak lagi beriringan migrasi

Ketika dedaunan tak lagi elok dipandang

Dan ketika angin tak lagi menyejukan

 

Awan cirruse kini telah menghilang

Berganti kabut dan awan mendung yang menjunjung tinggi kegelapan

Jiwa jiwa yang tenang kini nampak gelisah

Ketika ruang ruang kosong di selah jemari tak lagi diisi oleh hangatnya dekapan orang terkasih

 

Gadis murung itu nampak ceria di hari itu

Tak berteman, namun seolah dialah yang paling tenang

Apakah kau masih bahagia bersama diriku ?

Ketika ku dekap, kau dekaplah lebih erat, tampak mesra

Karna semua akan tiba pada suatu hal yang tak biasa

Ketika cinta seolah tak lagi bisa padamkan benci

Ketika hati yang terjamah tak mampu sembuhkan luka yang menganga

 

Pada akhirnya waktu yang akan menggulung kita

Tak tersisa, hanya kisah ..

 

 
Leave a comment

Posted by on May 21, 2013 in Uncategorized

 

kampus lelucon

Image

kamis 25 april 2013,

lelucon ini semakin menjadi, entahlah boy .. DEMI TUHAAAANNNN !!! pengen banget gw teriak kaya selebriti dunia maya baru indonesia yang lagi hot di youtube nih. ARYA WIGUNA mantan murid kakek subur (ciie kakek, kapan doi nikah sama nenek gw yak), yang lagi cekcok sama mantan guru spiritualnya itu .. yaahh capek yah boy ngikutinnya. udah ah bahas suburnya 😀
sebenernya miris, karena akhir akhir ini kampus gw terus dijadiin lelucon sama gw dan temen temen gw, lucu sih tapi tetep aja ironi. kampus gw sebenernya kampus yang gede yahh setidaknya lebih gede dari ruko yang disebelah, layaknya indomaret dan alfamart kampus gw banyak boy, tersebar dan terpecaya , ekonomis lagi, yahh ga mahal mahal amat dari pada universitas yang lain.
jujur aja sebenenya gw ga enak tiap kali gw becanda sama temen temen gw tentang kampus, karena apa boy ? karena disanalah gw banyak nemuin hal baru, banyak hal yang gw pelajarin disana, mulai dari tentang ilmu pengetahuan sampe ilmu tentang kehidupan, satu lagi yang paling penting, tentang CINTA. ahaayydde 😀
nih gw cerita sedikit tentang kampus gw, kali ini agak serius dikit (jidat mengkerut). kampus gw salah satu kampus yang menyumbang angka wisudawan terbanyak setiap tahunnya, itu berarti kampus gw salah satu kampus yang cukup diminati, meskipun gak bisa dipungkirin rata” mahasiswa/i nya adalah golongan ekonomi rata” menengah, termasuk gw yahh meski ada anak jutawan atau milyarder juga yang kuliah disini tapi itu bisa dihitung pake jari, salah deng pake sempoa aja biar keliatan kaya matematikawan jaman dulu, dan sudah pasti alasan mereka adalah terjebak atau karena tidak mau ribet kali yahh 😀
semakin banyak wisudawan yang lahir, semakin gede juga tingkat persaingan dan semakin berpeluang juga naiknya angka pengangguran. benar bukan ?
oleh karena itu, saat ini gw coba buat serius 100% kalo lagi belajar, tapi tetep aja belum bisa karena gw ada disekeliling temen” yang super kocak, itu ! (mario teduh)

yahh setidaknya, gw harus coba nih buat banggain kampus gw sendiri, kalo bukan diri sendiri siapa lagi ? yahh gak ..
satu lagi nih, harapan gw sama kampus ini ..
gw mau semua iklan iklan yang norak itu dihapusin aja .. karena dengan iklan itulah biasanya gw nyiptain lelucon lelucon yang miris itu.

hemmm, udahan dulu ahh ceritanya mau belajar nih boy 😀

 
4 Comments

Posted by on April 25, 2013 in Uncategorized

 

sang penerang

ImageAdaptasi yang tak baik bagiku

Malu yang terus mendekam dalam daku

Lidah tajam yang telak menohokku

Aku muak .

 

*

.

Aku ingin rasakan de javu

Namun aku tak mau saat ini berlalu

Aku ingin menjauh

Namun aku tak mau tersedu

 

*

 

Aku ingin menjadi malam yang tak kunjung siang

Aku ingin menjadi awan mendung yang menghalau terang

Aku ingin merasakan dekap kehangatan ketika dunia begitu garang

Aku ingin hidup bersamamu, sang penerang

 

*

Bukankah aku telah jauh berlari

Namun bayangmu tetap menghantui

Bukankah aku sudah tak sendiri

Namun kenapa terkadang sepi memelukku seolah penuh arti

*

Air mata ku mungkin telah terasa mati

Saat belati masih saja menusuk hati

Saat kerinduan tak kunjung pergi

Saat asa yang mulai tertatih

 

*

Aku ingin selalu menggenggam tanganmu ..

Aku ingin senyumanmu ..

Aku ingin pelukanmu ..

Tanpa batas waktu ..

Aku ingin hidup untukmu juga ibuku ..

Sang penerang ..

 
Leave a comment

Posted by on April 23, 2013 in Uncategorized

 

suara itu ..

ImageSuara itu ..

Iyah benar suara itu yang terus hadir dalam setiap tangis pilu

Suara itu yang terus mengiringi setiap jalan setapak berlalu

Aku tak benar benar tahu arti suara itu ..

 

Mengapa suka begitu sulit dirangkul padahal duka telah lama berlalu

Mengapa air mata tak kunjung jatuh saat hati terus tersedu

Mengapa semua berlalu dan pedih terasa syahdu

Suara itu ..

Hilang berlalu saat tawa mulai menyatu ..

 

Tangisan lirih turut terasa dalam kalbu

Merasakan tetesan peluh dari hati yang rindu

Menarik tangan dari gua yang tak bertepi

Menjadi penyejuk hati saat ia mulai merasa sepi

 

Rindu yang menjadi simfoni

Meski kian menusuk hati,

Tapi rindu itu tetap tak mau pergi

Hanya tangis lirih, waktu tak peduli

 

 

Suara, mata dan senyum itu ..

Akan tetap ada dalam hati yang selalu dilanda rindu

Takkan hilang meski waktu tak lagi menyatu

Takkan berlalu meski hujan mulai membeku

 

Namun aku,

Jari kecilku akan terus menghapus pilu sinar kecilku

hingga sinar kecilku mampu tersenyum dan mengalahkan waktu

aku akan tetap disampingnya, hingga suara itu ..

terdengar baik ditelingaku, hingga aku mengerti arti suara itu ..

seolah ia rasakan de javu saat masa kecilnya dulu

 

suara itu..

menjadi sendu saat padang bulan mulai berlalu

saat cirruse menepi dari senja

saat kejora berselimut awan dengan manja

saat embun menjauh dari crocea

 

suara itu akan menjadi fragmen indah dalam mozaik kehidupan

akan menjadi bingkai dari setiap gallery keindahan

akan menjadi kilatan dari setiap goresan

akan menjadi nada elok dari puisi kehidupanku..

 

 
Leave a comment

Posted by on April 18, 2013 in Uncategorized

 

Ketika.. (Seuntai Puisi)

awesome poem 🙂

Brumwords

View original post 221 more words

 
Leave a comment

Posted by on April 16, 2013 in Uncategorized